Kamis, 19 Januari 2012

monitor

         Monitor adalah suatu tipe data abstrak yang dapat mengatur aktivitas serta penggunaan resource oleh beberapa thread. Ide monitor pertama kali diperkenalkan oleh C.A.R Hoare dan Per Brinch-Hansen pada awal 1970-an.
         Monitor merupakan interface terpenting yang menghubungkan manusia dan PC
         Monitor komputer adalah perangkat keras komputer yang bertugas menampilkan video yang menunjukkan output dari kontroler grafis (video card) Monitor itu sendiri tidak menghasilkan gambar secara mandiri untuk ditampilkan.Gambar-gambar ini secara elektronik dibuat oleh kartu video terbaik yang terinstal di dalam unit sistem komputer anda.  
Sejarah Monitor dan Jenisnya dari masa ke masa [Pic Inside]
         Saat komputer pertama beroperasi pada tahun 1938, monitor sudah berusia 83 tahun.
         Tahap perkembangan monitor computer terbagi dua fase. Fase pertama pada tahun 1855 ditandai dengan penemuan tabung sinar katoda oleh ilmuwan dari Jerman, Heinrich Geißler. Ia merupakan bapak dari monitor tabung. Lalu, 33 tahun kemudian, ahli kimia asal Austria, Friedrich Reinitzer, meletakkan dasar pengembangan teknologi LCD dengan menemukan kristal cairan. Teknologi tabung sejak awalnya memang dikembangkan untuk merealisasikan monitor. Namun, Kristal cairan masih menjadi fenomena kimiawi selama 80 tahun berikutnya. Saat itu, tampilan atau frame rate pun belum terpikirkan.
         banyak yang menganggap bahwa Karl Ferdinand Braun sebagai penemu tabung sinar katoda. Sebenarnya, ia merupakan pembuat aplikasi pertama untuk tabung, yaitu osiloskop pada tahun 1897. Perangkat inilah yang menjadi basis pengembangan perangkat lain, seperti televisi atau layar radar. Pada tahun yang sama, Joseph John Thomson menemukan elektron, yang mempercepat pengembangan teknik tabung.
         Pada generasi awal komputer terhubung dengan TV keluarga sebagai layar penampil dari pengolahan data yang dilakukannya. Yang cukup menjadi masalah adalah bahwa resolusi monitor TV saat itu hanya mampu menampilkan 40 karakter secara horisontal pada layar.
         Monitor khusus untuk komputer dikeluarkan oleh IBM PC. pada awalnya memiliki resolusi 80 X 25 dengan kemampuan warna “green monochrome”(sudah mampu menampilkan hasil yang lebih terang, jelas dan lebih stabil).
         Generasi berikutnya muncul mono graphics (MGA/MDA) yang memiliki 720x350. Selanjutnya di awal tahun 1980-an muncul jenis monitor CGA dengan range resolusi dari 160x200 sampai 640x200 dan kemampuan warna antara 2 sampai 16 warna. Monitor EGA muncul dengan resolusi yang lebih bagus yaitu 640x350. Monitor jenis ini cukup stabil sampai berikutnya munculnya generasi komputer Windows.
         Semua jenis monitor ini menggunakan digital video - TTL signals dengan discrete number yang spesifik untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Antara video adapter dan monitor memiliki 2, 4, 16, atau 64 warna tergantung standard grafik yang dimiliki.
Selanjutnya
diperkenalkannya VGA dan generasi-generasi yang berhasil sesudahnya seperti PGA, XGA, atau SVGA merupakan standard analog video dengan sinyal R (Red), G (Green) dan B (Blue) dengan continuous voltage dan continuous range pada pewarnaan. Secara prinsip analog monitor memungkinkan penggunaan full color dengan intensitas yang tinggi.
         Generasi monitor terbaru adalah teknologi LCD yang tidak lagi menggunakan tabung elektron CRT tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang tinggi.
         Monitor terdiri atas data-data private dengan fungsi-fungsi public yang dapat mengakses data-data tersebut.
         Monitor tersusun atas tiga ruangan yaitu satu buah ruangan kontrol, satu buah ruang-tunggu-masuk, satu buah ruang-tunggu-dalam.

         Monitor Condition memiliki operasi-operasi:
         Wait, sesuai namanya thread yang memanggil fungsi ini akan dihentikan kerjanya.
         Signal, jika suatu thread memanggil fungsi ini, satu (dari beberapa) thread yang sedang menunggu akan dibangunkan untuk bekerja kembali. Operasi ini hanya membangunkan tepat satu buah thread yang sedang menunggu. Jika tidak ada thread yang sedang menunggu, tidak akan terjadi apa-apa (bedakan dengan operasi buka pada semafor).
Monitor dengan condition variable
         Monitor dikembangkan karena penggunaan semafor yang kurang praktis. Hal itu disebabkan kesalahan pada penggunaan semafor tidak dapat dideteksi oleh compiler. Keuntungan memakai monitor:
         Kompilator pada bahasa pemrograman yang telah mengimplementasikan monitor akan memastikan bahwa resource yang dapat diakses oleh beberapa thread dilindungi oleh monitor, sehingga prinsip mutual exclusion tetap terjaga.
         Kompilator bisa memeriksa kemungkinan adanya deadlock.
Jenis Monitor
A. Cathode Ray Tube
            Teknologi Tabung Brown (CRT Display) ditemukan pada tahun 1897, akan tetapi teknologi ini baru diadopsi sebagai penerima siaran televisi pada tahun 1926 (kualitas gambarnya sangat bagus,tetapi memiliki satu kelemahan yaitu semakin besar display yang akan dibuat maka semakin besar pula tabung yang digunakan)
            Monitor CRT adalah perangkat analog yang menggunakan aliran terus-menerus elektron untuk membuat gambar pada layar Itu berarti bahwa kartu grafis Anda harus mengubah sinyal digital komputer menjadi sinyal analog agar gambar pada monitor CRT dapat mengerti.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjELkwaC0Jwyp7gRYQmMWBJcG8Sl9nm6oNZAOz1r-w2x1kTtNg-qryvY2Cfveleypddd1LotWdBjqPrKH5hhHWXwismmrfYsVnMf9_xZ4O6Vol0JkETLxXGRyPu1FDb8_J1NdFyvySNVJ7K/s400/CRT-Monitor-15-17-.jpg
Pada monitor CRT, layar penampil yang digunakan berupa tabung sinar katoda. Teknologi ini memunculkan tampilan pada monitor dengan cara memancarkan sinar elektron ke suatu titik di layar. Sinar tersebut akan diperkuat untuk menampilkan sisi terang dan diperlemah untuk sisi gelap.
Teknologi CRT merupakan teknologi termurah dibanding dengan kedua teknologi yang lain. Meski demikian resolusi yang dihasilkan sudah cukup baik untuk berbagai keperluan. Hanya saja energi listrik yang dibutuhkan cukup besar dan memiliki radiasi elektromagnetik yang cukup kuat.

Kelebihan Monitor CRT

l      Monitor CRT lebih murah.
l      Warna mendalam dan waktu respon yang lebih baik, sehingga game, film DVD, dan acara TV mungkin terlihat lebih baik pada CRT (tapi LCD sudah mulai mengejar).
l      Sebuah CRT terlihat baik dari semua sudut pandang dibanding LCD.
l      CRT akurat dapat menampilkan beberapa resolusi dan refresh rate.

Kekurangan dari Monitor CRT

l      CRT monitor menempati banyak ruang meja dan berat berat.
l      Fosfor dalam CRT akhirnya aus, gambar pada monitor yang sudah tiga tahun tidak akan terlihat baik seperti ketika monitor masih baru.
l      Monitor CRT mengkonsumsi tiga kali listrik daripada LCD.
l      Fokus di sekitar tepi luar gambar sering kurang tajam daripada di tengah.
l      Gambar di CRT tidak setajam gambar yang sama pada LCD dengan resolusi native LCD.
l      Seiring waktu, sebuah monitor CRT menjadi kurang tajam dibanding saat masih baru.
l      Monitor CRT tidak seterang LCD
l      Monitor CRT menghasilkan radiasi magnetik dan elektromagnetik serta menghasilkan panas.
B.  Liquid Crystal Display (LCD) atau Flat Display Panel (FDP)
           
            Monitor LCD tidak lagi menggunakan tabung elektron tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang lebih tinggi dibandingkan dengan CRT. Karena bentuknya yang pipih, maka monitor jenis flat tersebut menggunakan energi yang kecil dan banyak digunakan pada komputer-komputer portabel
Kelebihan yang lain dari monitor LCD adalah adanya brightness ratio yang telah menyentuh angka 350 : 1. Brigtness ratio merupakan perbandingan antara tampilan yang paling gelap dengan tampilan yang paling terang.
            Liquid Crystal Display menggunakan kristal liquid yang dapat berpendar. Kristal cair merupakan molekul organik kental yang mengalir seperti cairan, tetapi memiliki struktur spasial seperti kristal. (ditemukan pakar Botani Austria – Rjeinitzer) tahun 1888. Dengan menyorotkan sinar melalui kristal cair, intensitas sinar yang keluar dapat dikendalikan secara elektrik sehingga dapat membentuk panel-panel datar.
Kelebihan Monitor LCD

l      Flat-panel monitor beratnya cukup ringan dan mengambil tempat yang jauh lebih sedikit dibandingkan CRT.
l      Gambar pada layar LCD lebih tajam dan lebih terang dari CRT.
l      Layar LCD tidak berkedip.
l      Menggunakan monitor LCD tidak melelahkan mata.
l      LCD monitor lebih hemat energi, sehingga biaya operasi yang lebih rendah.

Kerugian Monitor LCD

l      Cepat-gambar bergerak pada LCD dapat menjadi smear.
l      Harga monitor LCD lebih mahal daripada CRT pada posisi kualitas yang sebanding.
l      Gambar monitor LCD hanya menampilkan hasil resolusi terbaik pada resolusi tertentu, lebih dari itu akan kurang jelas
l      Lapisan-lapisan dalam sebuah LCD:
• Polaroid belakang
• Elektroda belakang
• Plat kaca belakang
• Kristal Cair
• Plat kaca depan
• Elektroda depan
• Polaroid depan

l      Elektroda dalam lapisan tersebut berfungsi untuk menciptakan medan listrik pada kristal cair, sedangkan polaroid digunakan untuk menciptakan suatu polarisasi.
Monitor LCD memang jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan monitor CRT. Dan beberapa kelemahan yang masih dimilikinya seperti kurang mampu digunakan untuk bekerja dalam berbagai resolusi, seperti misalnya monitor dengan resolusi 1024 X 768 akan terkesan agak buram jika dipekerjakan pada resolusi 640 X 420. Tatapi akhir-akhir ini kelemahan tersbut sudah mulai di atasi dengan teknik anti aliasing.
D. Plasma Gas atau Organic Light Emitting Diode (OLED)

            Monitor jenis ini menggabungkan teknologi CRT dengan LCD. Dengan teknologi yang dihasilkan, mampu membuat layar dengan ketipisan menyerupai LCD dan sudut pandang yang dapat selebar CRT.
http://www.theguyspodcast.com/wp-content/uploads/2008/05/prod_sony_oled_lcd1_lg.jpg
Plasma gas juga menggunakan fosfor seperti halnya pada teknologi CRT, tetapi layar pada plasma gas dapat perpendar tanpa adanya bantuan cahaya di belakang layar. Hal itu akan membuat energi yang diserap tidak sebesar monitor CRT. Kontras warna yang dihasilkan pun lebih baik dari LCD. Teknologi plasma gas ini sering bisa kita jumpai pada saat pertunjukan-pertunjukan musik atau pertandingan-pertandingan olahraga yang spektakuler. Di sana terdapat layar monitor raksasa yang dipasang pada sudut-sudut arena tertentu. Itulah monitor yang menggunakan teknologi plasma gas.
5-10 tahun yang akan datang mungkin Teknologi LCD akan digantikan posisinya oleh FDP Masa Depa. FDP Masa Depan ini berbasis active matrix berteknologi Organic Light Emitting Diode (OLED).

Ukuran Layar Monitor antara lain:
                        14 “, 15″, 17 “, 19″, 20 “, 21″, 22 “, 24″, (atau            mungkin sudah ada yang terbaru)

            Beberapa merek komputer, antara lain:
            monitor; Samsung, BenQ, ViewSonic, LG, Dell, Acer, NEC, Philips, Gateway, dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar